Menikmati Dinginnya Air Terjun Kuta Malaka  

Jalan terbelah dua dengan palang “Wahana Impian Kuta Malaka”. Jarak dari Banda Aceh ke Kuta Malaka sekira 40 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor. Kuta Malaka terletak di kawasan Samahani, Aceh Besar.

Menuju ke kawasan ini, jalan mulus dan suasana sepi akan terasa sebentar karena setelah itu perlu perjuangan melewati jalan berbatu dan berdebu.  Namun kesal itu akan terobati setelah kita menemui landscape pesawahan, meski terlihat juga bukit yang gundul. Saya pun ber-selfie sebentar untuk mengabadikan background alam yang masih natural.

Ohya, jalan untuk sampai ke air terjun harus melewati enam anak sungai, ada yang dangkal ada pula yang dalam, tidak ada jembatan untuk melintasi anak sungai tersebut. Biasanya kalau perempuan memilih turun dan mendorong motornya.

Jalan menuju Air Terjun Kuta Malaka, Aceh Besar|Nita Juarnita

Jalan menuju Air Terjun Kuta Malaka, Aceh Besar|Nita Juarnita

Namun lagi-lagi rasa letih dan kesal akan terobati saat melewati jalan yang curam dan berkelok-kelok ini adalah sajian pemandangan  indah, perpaduan latar depan jajaran bukit, daratan dengan rumah-rumah, dan laut yang hanya tampak seperti siluet.

Melewati sungai-sungai nanti akan ada pintu yang berpagar tinggi dan di sana sudah berdiri seorang petugas yang tiket masuk ditangannya. Harga tiket masuk dikutip penjaga Rp10 ribu/orang.

Setelah masuk,  tidak jauh dari pagar, saya kembali melewati jalan curam, dan barulah tampak oleh saya gerbang berwarna hijau yang dibawahnya beranak tangga sekitar 200 meter dengan jumlah anak tangga sekira 415 tangga, dengan suasana kiri dan kanan ditutupi pohon yang rindang sehingga, letih menuruni anak tangga terbayar sudah dan udara pun mulai saya rasakan sejuk.

Air Terjun Kuta Malaka airnya berasal dari pergunungan yang sangat dingin, warna air terjun tanpak  hijau biasan dari bebatuan yang terdapat di bawah air. Pengunjung dapat bermain perosotan air, meluncur dari puncak ke telaga yang terdapat di setiap tingkat air terjun. Aktifitas berenang ini paling digemari apalagi di air terjun tingkat ke-3 yang lebih dalam dengan bebatuan yang sedikit sehingga bisa terjun bebas dari atas.

Namun sayang, wahana wisata alam di Aceh Besar ini tidak dijaga dengan baik oleh pengunjung. Terlihat ada beberapa nama yang terukir di dinding air terjun yang diduga dilakukan pengunjung wahana wisata air pegunungan di sini. Apalagi saya juga melihat pemandangan tak mengenakan, di mana sampah dibuang sembarangan dan berserakan. (nita juniarti)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *