BNN Sebut Ladang Ganja Terluas di Indonesia Ada di Aceh

AcehNews.net|BANDA ACEH Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh, Kombes Pol Drs Armensyah Thay, mengatakan, dengan adanya penemuan ladang ganja seluas 54 hektare oleh tim gabungan Polda Aceh dan Aceh Besar, di kaki Gunung Seulawah, Kecamatan Lamteuba, Aceh Besar pada Sabtu lalu, (27/02/2016), kemungkinan bahwa Aceh memiliki ladang ganja terluas di Indonesia.

“Aceh tidak saja menjadi pemasok ganja terbesar di Indonesia tetapi juga kemungkinan memiliki ladang terluas, sehingga ganja di Aceh setiap tahun tidak pernah habis,” ujar Armensyah Thay kepada AcehNews.net, Kamis (03/03/2016) di ruang kerjannya.

Armensyah juga mengatakan, bahwa ganja Aceh sangat diminati tidak saja di Indonesia tetapi juga sampai ke luar negeri karena kualitasnya nomor satu.“Kita harus musnahkan untuk itu perlu bantuan dan kerjasamanya dari masyarakat,”ujar.

Sejak dulu masyarakat Aceh sudah menggunakan bijih ganja dalam kehidupan sehari-harinya, sebagai bumbu penyedap dalam masakan. Namun sekarang ganja telah disalah gunakan sehingga bertentangan dengan hukum.

Armensyah Thay juga menyebutkan, pada 2016 sudah beberapa kali ditemukan ladang ganja di Aceh, baik oleh pihak BNN maupun pihak Polda Aceh. Penemuan terbesar adalah yang ditemukan oleh Polda Aceh pada 27 Februari lalu di kaki Gunung Seulawah, yang luasnya sekitar 54 hektare dengan lima titik lokasi temuan di desa yang sama, Lamteuba.

“BNN dan Kepolisian selalu bekerja sama dalam pemusnahan narkoba di Aceh dan ini juga sesuai dengan intruksi Presiden RI, Jokowi,” kata Armensyah Thay.

Menurutnya, masih banyak ladang ganja yang terdapat di hutan Aceh, karena yang selama ini dimusnahkan adalah ladang ganja yang terdapat di lereng-lereng gunung. “Jauh di dalam hutan tentu lebih banyak lagi,” ujar Kepala BNN Aceh.

BNN Aceh dalam hal ini terus melakukan pecegahan dan pemberantasan untuk membendung pekembangan narkoba, khusunya ganja di Aceh. mulai dari sosialisasi di kampung-kampung, sekolah, mahasiswa, mapun pegawai-pegawai kantoran. Kepala BNN Aceh juga berharap batuan dari semua pihak dalam mengatasi perkembangan narkoba di Aceh.

“Untuk memberantas narkoba di Aceh, butuh dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat untuk melapor kepada BNN dan Kepolisian jika kedapatan informasi tentang narkotika,” demikian katanya lagi mengakhiri wawancara dengan AcehNews.net di Banda Aceh. (oga)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *