Pasar Newton Lamdon Dialihkan Untuk Pedagang Batu Cincin  

BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM setempat, berencana akan mengalih fungsikan Pasar tradisional Newton, Lamdon, Kecamatan Lueng Bata, menjadi pusat pasar batu cincin.

Pasar Newton akan dialihkan menjadi tempat untuk pedagang batu cicin ini, dikarenakan pasar yang selama ini fungsikan bagi pedagang eceran, seperti ikan, sayur-sayuran, daging serta kelontong, tidak ditempati lagi.

Pemerintah kota juga sudah beberapa kali meminta para pedagang, menjual dagangannya di pasar yang sudah disediakan itu. Malah mereka selama ini, memilih berjualan di beberapa titik pinggir Jalan Dr. Muhammad Hasan, Gampong (desa) Batoh, walaupun sudah ditertibkan dan dialokasikan seperti yang terjadi Januari 2014 lalu.

Sejumlah pedagang beralasan, tidak menggelar lapak dagangannya di pasar tradisional tersebut, karena sepinya pembeli. “Ada beberapa bulan pedagang ikan, serta sejumlah pedagang kelontong berjualan. Namun, karena sepi, mereka memilih pindah tempat,” kata, seorang pedagang kelontong di pasar Newton yang tidak mau disebutkan namanya, Minggu (18/1/2015).

Dia sendiri mengaku sempat menutup tokonya, selama enam bulan, karena sejumlah barang dagangannya kadaluwarsa. Sekarang, dia mulai buka lagi dagangannya, tapi sudah menyediakan beragam batu cincin.

Pantauan wartawan, di pasar Newton berlantai dua tersebut, terlihat sepi, hanya terlihat dua toko yang dibuka. Pasar yang diselesai dibangun 2012 itu, mulai direhap kembali beberapa tempat, platvon bangunan itu juga ada yang sudah rusak.

Kepala Disperindagkop dan UKM Banda Aceh, Yusmadi mengatakan, pasar yang dibangun dengan anggaran serta bantuan hibah PT. Pertamina tersebut, direncanakan pada 2015 ini, akan diperuntukkan bagi pedagang batu cincin. Karena selama ini, tidak ditempati pedagang ikan dan lainnya.

Yusmadi juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Disperindag Provinsi Aceh, yang menyetujui pasar itu dijadikan tempat pedagang batu cincin. Walaupun, di Banda Aceh saat ini sudah ada pasar batu cincin di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, namun pasar tersebut milik swasta. (agus)

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com