Welcome Perizinan Online di Banda Aceh

Pada pertengahan Januari 2015, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Kota Banda Aceh  meluncurkan sistem perizinan  online. Dengan aplikasi tersebut warga Banda Aceh akan dimudahkan dalam pengajuan dan pembuatan segala bentuk izin.

Dengan Aplikasi tersebut lanjutnya masyarakat sangat dimudahkan. Kedepan, bagi warga yang ingin mendaftarkan/mengurus izin usahanya tidak perlu lagi repot-repot harus bolak balik ke kantor KPPTSP.  Dengan sistem itu, warga akan bertemu dengan petugas front office KPPTSP hanya satu kali saja. Selebihya dapat diinput secara online dengan terlebih dahulu login ke aplikasi perizinan online.

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh secara resmi meluncurkan Aplikasi Perizinan Online, Senin (9/2/2015) di Aula Lantai IV Balai Kota Banda Aceh. Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (KPPTSP) Banda Aceh, Dra Salmiah, dalam laporannya menyebutkan, aplikasi ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Banda Aceh.

“Ini adalah layanan perizinan online pertama di Indonesia. Tujuannya untuk memudahkan para pelaku usaha, masyarakat dan investor. Cukup via internet, dan pemohon hanya perlu sekali datang saja ke KPPTSP pas pengambilan izin,” jelasnya.

Sebut Salmiah,  ada 10 izin usaha yang dapat diurus secara online, yakni Izin Gangguan (HO), Surat Izin Tempat Usaha (SITU), Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Tanda Daftar Industri (TDI), Izin Trayek, Izin Angkutan Barang, Izin Angkutan Umum dan Izin Pariwisata.

“Aplikasi izin online ini cangihnya,  juga sudah terintegrasi dengan BPJS Ketengakerjaan,” papar Salmiah.

Menjawab itu, Kepala Kanwil Sumbagut BPJS Ketenagakerjaan, Edi Sahrial mengatakan kekagumannya atas aplikasi yang ditetaskan Pemko Banda Aceh. Dia mengibaratkan kodratnya matahari terbit dari timur, tapi inovasi ini datang dari provinsi paling barat di Indonesia.

“Jika yang lain belum sempat memikirkannya, namun Ibu (Walikota Illiza) sudah melakukannya. Ibu Walikota secara tidak langsung telah menjadi brand ambassador kami,” katanya yang disambut tepuk tangan hadirin.

Ia menjelasakan, BPJS Ketenagakerjaan yang lahir berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS memberikan jaminan sosial kecelakan, kematian dan hari tua kepada para pekerja. Nanti juga, kata dia akan ada jaminan dana pensiun bagi pekerja per 1 Juli 2015.

Walikota Banda Aceh, Hj Illiza Sa’aduddin Djamal SE secara resmi meluncurkan Aplikasi Perizinan Online KPPTSP Kota Banda Aceh. Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kerja sama antara Kepala KPPTSP Salmiah dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang NAD-Banda Aceh, Nazarullah.

Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan penyerahan surat izin yang telah diurus secara online kepada salah satu perwakilan pengusaha, penyerahan bantuan kecelakan kerja (meninggal mendadak) plus jaminan hari tua senilai Rp436 juta kepada salah satu ahli waris pekerja, dan penyerahan bantuan pinjaman uang muka perumahan kepada seorang pekerja.

Acara tersebut turut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemko Banda Aceh, perwakilan APINDO, ORGANDA, KADIN, GAPENSI, INKINDO, HIPMI, AKLI, termasuk tamu kehormatan Dubes Indonesia untuk Kroasia Agus Sardjana, dan sejumlah tamu undangan lainnya.  (zoel m/*)

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com