Tamiang HIP HOP Family Kampanyekan Anti Narkoba

KUALA SIMPANG – Banyak orang menilai, yang namanya berbau seni tidak jauh-jauh dari narkoba. Mindset itulah yang ingin diubah oleh anak muda di Aceh Tamiang. Para pemuda yang tergabung dalam Tamiang Hip Hop Family (THF) ini, Sabtu (21/2/2015) menggelar rentetan acara yang mengajak para kawula muda di Aceh Tamiang untuk berkiprah dalam segala aktivitas yang positif dan membangun Aceh ke depan lebih baik.

Berawal dari kegiatan kampanye anti narkoba, kompetisi beat box, kompetisi model, hingga penanaman pohon mangrove di tepi pantai di kecamatan Seruway Aceh Tamiang. Keseluruhan kegitan tersebut merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati Ulang Tahun Tamiang Hip Hop Family yang ke-3.

Remaja Tamiang membawakan musik hip hop pada kampanye anti narkoba Sabtu kemarin|Viona Sekar Bayu

Remaja Tamiang membawakan musik hip hop pada kampanye anti narkoba Sabtu kemarin|Viona Sekar Bayu

Sekda Aceh Tamiang, Razuardi Ibrahim bersama unsur Muspida pada Kampanye Anti Narkoba yang digelar Tamiang Hip Hop Family (THF), di Gedung SKB Sabtu kemarin|Viona Sekar Bayu

Sekda Aceh Tamiang, Razuardi Ibrahim bersama unsur Muspida pada Kampanye Anti Narkoba yang digelar Tamiang Hip Hop Family (THF), di Gedung SKB Sabtu kemarin|Viona Sekar Bayu

Menurut Muhamad Irfan selaku  Ketua THF sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan Sosialisasi  Anti Narkoba dan Penanaman 1.000 Pohon, THF selama ini sudah dikenal masyarakat Aceh sebagai salah satu komunitas pemuda yang aktif dalam seni musik beraliran hip hop.

Jelas Irfan, hip hop adalah alira seni yang berasal dari luar negri dan kebanyakan orang beranggapan seni atau budaya luar cenderung dinilai masyarakat secara negative dan mengkaitkannya dengan penggunaan narkoba. Padahal tidak semua demikian, dari musikalitas hip hop ini, hobi bisa disalurkan ke hal yang lebih positif.

Irfan dan rekan-rekan THF ingin membuktikan ke masyarakat bahwa para pemuda  komunitas hip hop  yang ada di Tamiang bukan sekedar pencinta seni  belaka, bukan sekedar larut dalam perkembangan budaya luar yang masuk ke dalam negeri saja, namun mampu mengkolaborasi, sehingga tercipta kegiatan seni yang diselingi dengan aktivitas bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Kami ingin mengajak generasi muda dan masyarakat Aceh untuk bersama-sama beraksi mensosilisasikan bahaya narkoba dan dampak yang ditimbukannya. Bukan hanya sekedar basa-basi, namun juga berperan aktif dalam segala kegiatan yang positif,” kata Irfan.

Sementara itu, Sekda Aceh Tamiang, Razuardi Ibrahim dalam sambutannya saat membuka acara,  mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh THF dan berharap kegiatan serupa terus digencarkan oleh kawula muda dimanapun, agar bersama-sama membagun kegiatan yang positif.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Ikatan Keluarga Anti Narkoba, Mustafa. Dia mengatakan, saat ini sangat sedikit orang yang peduli untuk mensosialisasikan bahayanya narkoba bagi generasi muda dan masyarakat. Kata dia apa yang dilakukan komunitas THF hari ini menjadi salah satu contoh yang patut mendapat dukungan dari berbagai pihak dan dilakukan generasi muda.

Kegiatan yang diadakan THF mendapat apresisasi dari berbagai kalangan. Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Aceh Tamiang, Kasat Narkoba Polres Aceh Tamiang, Ketua Ikatan Keluarga Anti Narkoba, Dinas kehutanan dan Perkebunan Aceh Tamiang, Disbudparpora, dan sejumlah pelajar dari SMA di Aceh Tamiang. (vio)

Advertisements

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *