Ramadhan, Harga Buah Lokal di Banda Aceh Naik

BANDA ACEH | AcehNews.Net – Panasnya suhu cuaca dalam sepekan ini, membuat banyak masyarakat membeli buah untuk dikonsumsi sebagai salah satu menu untuk berbuka puasa. Tingginya permintaan buah lokal pada saat Ramadhan di Banda Aceh, membuat harga buah pun menjadi naik.

Dari amatan AcehNews.Net, Sabtu (4/7/2015) di beberapa pedagang buah yang ada di pasar tradisional maupun kaki lima, harga buah lokal naik dua kali lipat dari harga biasanya. Seperti harga papaya madu yang berukuran sedang biasanya dijual Rp8.000 kini naik menjadi Rp20 ribu/buah.

Salah seorang pedagang buah di Lampineung, Banda Aceh, Irfan, selama bulan puasa, ramai pembeli yang membeli buah lokal di tempatnya. Sehingga pemasukannya pun lebih banyak dari bulan biasanya. Ifran menyebutkan, buah lokal yang paling banyak dibeli yaitu pepaya madu.  Dalam sehari kata Irfan, buah pepaya habis terjual hingga 100 buah. Karena terlalu banyaknya dia mengaku kehabisan stok pepaya.

Harga pepaya dijual dengan seharga Rp20 ribu/buahnya. “Kalau hari biasa pepaya saya jual Rp8000 per buahnya, saat ini saya jual mahal  karena buah yang dipasok dari agen pun sudah mahal dan kemungkinan harga pepaya akan naik lagi,” sebutnya.

Disamping itu buah lokal lainnya yang dibeli masyarakat saat cuaca panas begini yaitu semangka dan melon. Harga semangka dipatoknya  Rp6 ribu per kilogram, sedangkan melon dijual seharga Rp16 ribu per kilogram. (zuhri)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *