Pelaku Diduga Oknum TNI, Pangdam Iskandar Muda Komit Akan Usut Tuntas Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Aceh Tenggara

BANDA ACEH | AcehNews. Net – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal Mohammad Hasan, kepada awak media mengatakan, berkomitmen bakal mengusut tuntas kasus pembakaran rumah wartawan, Asnawi Luwi di Aceh Tenggara.

“Pomdam IM sedang bekerja keras untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus yang dilimpahkan pada 5 Januari 2022, oleh Polda Aceh,”¬†tegas Pangdam IM Mohamad Hasan, Kamis (20/1/2022) di Banda Aceh.

Pangdam IM kembali menegaskan, sesuai dengan perintah dari komando atas tentu harus diusut secara tuntas. “Siapa pun pelakunya akan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya kembali.

Selanjutnya Pangdam IM mengatakan, jika dalam proses penyelidikan Pomdam IM ada keterlibatan oknum TNI, maka yang bersangkutan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

2,5 Tahun Menanti Keadilan

Kasus pembakaran rumah Asnawi Luwi di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Agara, sudah terjadi sekitar 2,5 tahun. Wartawan Harian Serambi Indonesia ini, terus memperjuangkan rasa keadilan yang belum ia dapatkan, hingga sekarang ini, Kamis (20/1/2022) lantaran, pelaku belum juga diproses secara hukum.

Kejadian memilukan itu terjadi tepatnya pada 30 Juli 2019 sekitar pukul 01.30 WIB dini hari. Rumah milik Asnawi Luwi diduga dibakar orang tak dikenal. Hal ini juga diperkuat hasil laboratorium forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Medan, menyatakan rumah itu bukan terbakar, melainkan dibakar.

Akibat kejadian ini, ia tidak saja kehilangan rumah, api juga membakar satu mobil Mobilio miliknya yang diparkir di garasi rumahnya.

Melaporkan

Wartawan Harian Serambi Indonesia ini pada 31 Juli 2019, melaporkan kasus ini ke Polres Aceh Tenggara. Kemudian dilakukan penyidikan, hingga pada tanggal 13 Januari 2021 SPDP dikirimkan ke Kejari setempat, dan pada 5 Oktober 2021 kasusnya ditarik ke Polda Aceh.

Kini Polda Aceh melimpahkan penyidikan kasus tersebut ke Pomdam Iskandar Muda (IM). Karena pelaku pembakaran diduga adalah oknum TNI.

Hal ini diperkuat dari hasil penyidikan dan gelar perkara, dugaan pelaku mengarah pada oknum TNI, sehingga kasusnya pun Polda Aceh limpahkan ke Pomdam IM. (Dania S)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *