Peduli Kondisi Covid-19 di Aceh, Ikatan Dokter Indonesia Luncurkan Aplikasi “Lekas Sehat”

BANDA ACEH | AcehNews.net – IDI Wilayah Aceh sebagai organisasi Profesi Dokter meluncurkan aplikasi via media selular bernama “Lekas Sehat” yang dapat membantu pemantauan masyarakat yang sedang melakukan Isolasi Mandiri.

Aplikasi ini, menurut IDI tidak hanya dapat digunakan oleh masyarakat di daerah di Provinsi Aceh, tetapi juga bisa di manfaatkan oleh masyarakat Aceh yang berdomisili di Daerah lain di Luar Aceh.

Terkait aplikasi ini, Ketua IDI Wilayah Aceh, DR. dr. Safrizal Rahman, M.Kes, Sp.OT, mengatakan, masyarakat Aceh yang sedang menjalani isolasi Mandiri akan dilayani oleh 60 lebih dokter dari seluruh wilayah Aceh.

Relawan yang direkrut di Kabupaten/Kota, kata dr. Safrizal lagi, dalam rangka memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan Informasi yang benar saat menjalani Isolasi mandiri. Juga dapat berkonsultasi untuk memperoleh informasi kesehatan lainya.

Aplikasi “Lekas Sehat” ini dirancang oleh Tim Mitigasi Covid-19 pengurus IDI Wilayah Aceh dibawah supervisi langsung oleh Ketua dan sarana ini, kata dr. Safrizal, didasari oleh bentuk kepedulian IDI Wilayah Aceh terhadap kondisi Covid-19 di Aceh saat ini.

“Kita ingin memfasilitasi seluruh masyarakat Aceh yang sedang menjalani Isolasi Mandiri, meskipun tatap muka dilakukan secara Virtual dan Chatting namun menurut hemat kami konsep ini sangat membantu masyarakat dan kami khususnya Dokter dalam melaksanakan tugas mulia profesi dan pengabdian kami untuk memantau kondisi masyarakat,” ujarnya.

Selanjutnya ia mengatakan, aplikasi Lekas Sehat ini sangat membantu pihaknya dan pasien Covid-19, sehingga jika dibutuhkan tindak lanjut terhadap pasien, dapat dilakukan segera.

“Aplikasi ini dirancang langsung oleh Dokter yang juga memiliki keahlian dibidang IT, oleh karena disiapkan sesuai dengan kaidah-kaidah etik kedokteran mengaju kepada Regulasi yang ada,” jelas dr. Safrizal.

Lanjutnya, aplikasi ini dapat diunduh oleh masyarakat di PlaySotre dan sangat mudah dalam pengoperasiannya. Masyarakat akan mendapat pelayanan seperti halnya berobat ke praktek dokter. Seperti konsultasi, sampai dengan peresepan obat secara elektronik.

“Konsep ini bentuk pemanfaatan Teknologi Informasi (IT) khususnya konsep Telemedicine oleh IDI WIlayah Aceh,” jelasnya lagi.

Ketua IDI Wilayah Aceh berharap, semoga aplikasi ini dapat membantu, memberikan rasa nyaman dan memberikan informasi yang benar mengenai Covid-19 khususnya. Sehingga dapat menurunkan jumlah pasien yang bergejala sedang sampai berat.

“Semoga aplikasi ini dapat membantu masyarakat kita yang kurang mendapat informasi mengenai Isolasi Mandiri yang benar dan masyarakat juga mendapatkan pemantauan dari tenaga kesehatan khususnya Dokter,” demikian pungkasnya. (Saniah LS)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *