Kondisi Lahan Basan di Aceh Sangat Memprihatinkan

BANDA ACEH – Kondisi lahan basah di Aceh saat ini dalam kondisi yang memprihatinkan. Hal tersebut disebabkan karena banyak lahan basah yang dialih fungsikan  sebagai perkebunan baik milik warga maupun perusahaan. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Aceh, Muhammad Nur, Senin (2/2/2015) di Banda aceh.

Menurut Muhammad Nur, belakangan ini banyak lahan basah di wilayah Aceh yang berubah fungsi menjadi perkebunan sawit. “Saat ini banyak pengalih fungsian lahan basah di Aceh yang menjadi perkebunan sawit. Salah satunya seperti yang terjadi di Aceh Singkil,” terang Muhammad Nur.

Muhammad Nur juga menambahkan, pengalihan lahan basah menjadi perkebunan kelapa sawit merupakan pemicu terjadinya dampak kerusakan lingkungan yang akan menyebabkan terjadinya bencana di wilayah tersebut.

Selain di Singkil, pengalihan fungsi lahan basah tersebut juga terjadi di kawasan Nagan Raya. Di Daerah Nagan, pengalihan fungsi lahan basah ini dilakukan oleh delapan perusahaan.

“Saat ini di Nagan Raya ada delapan perusahaan yang disinyalir melakukan proyek pengalihan fungsi lahan basah. Pengalihan fungsi lahan basan ini sendiri bisa berdampak buruk dan menjadi bencana bagi daerah di kawasan lahan basah tersebut,” terangnya lagi.

Muhammad Nur juga menjelaskan bahwa banyak sekali manfaat lahan basah bagi kelestarian lingkungan dan juga ekosistem. “Manfaat lahan basah tersebut antara lain untuk: hutan rawa, persediaan air tawar serta penahan banjir,” tutupnya.(asri zaidir)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *