Kejari Banda Aceh Sita Damkar Senilai Rp17,5 M Milik Pemko

AcehNews.net|BANDA ACEH – Kejasaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menyita  Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota Banda Aceh yang dibeli oleh Pemerintah Aceh dengan anggaran senilai Rp17,5 miliar.

Tim penyidik Kejari Banda Aceh yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Husni Thamrin melakukan pemasangan garis polis line berlogo Kejari di mobil Damkar tersebut yang berada di Kantor Dinas Pemadam Kebakara Kota Banda Aceh.

“Mobil Damkar yang kami sita  hari ini, barang bukti ini tidak kami bawa ke Kejari  Banda Aceh, karena lokasi tidak memungkinkan diletakan di sana. Jadi tetap kami letak di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda AcehKita tetap t,” kata Husni Thamrin kepada wartaawan di Banda Aceh, Senin kemarin (07/03/2016).

Lanjut Husni Thamrin mobil Damkar senilai Rp17,5 miliar yang disita dapat digunakan pada saat situasi darurat dengan syarat harus dibuat surat permohonan oleh Walikota Banda Aceh yang ditujukan kepada Kajari Banda Aceh.

Mobil Damkar pemberian Pemerintah Aceh yang bermasalah itu berawal dari surat Walikota Banda Aceh kepada Gubernur Aceh pada 2013. Walikota Banda Aceh waktu itu almarhum Mawardi Nurdin meminta bantuan pembelian mobil pemadam kebakaran bertangga dan berteknologi modern.

Kemudian menyahuti permohonan tersebut, Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran yang memiliki tangga dengan panjang 30 meter. Dengan menggunakan anggaran APBA tahun 2014 sebesar Rp17,5 miliar.

“Pelaksanaan pengadaan mobil Damkar bertangga ini duga menyimpang dari spesifikasi harga. Seharusnya pengadaannya pabrikan bukan rakitan,” demikian jelas Husni Thamrin. (agus)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *