BKKBN Aceh Terima DIPA Tahun 2022 dari Gubernur

BANDA ACEH | AcehNews. Net – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh, Kepala Perwakilan BKKBN Drs. Sahidal Kastri, M.Pd menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2022 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT dan diterima oleh di Anjong Mon Mata, Kamis (2/12//2021).

Selain DIPA, juga diserahkan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa TKDD tahun 2022 kepada seluruh Bupati/ Walikota se provinsi Aceh dan Satuan kerja Kementerian Lembaga.

Didalam sambutannya Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Aceh, Syafriadi menjelaskan tentang Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi tahun 2022. DIkatakan, belanja pemerintah sejatinya menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga perekonomian nasional maupun daerah.

“Belanja pemerintah melalui APBN maupun APBA dan APBK, memiliki kekuatan untuk menggerakkan sektor perekonomian lebih atraktif. Oleh karena itu, Kami berharap agar penyerapan anggaran di sisa tahun anggaran 2021 ini, untuk dapat terus didorong lebih optimal agar mencapai target realisasi 98,2 persen di akhir tahun anggaran,” ujarnhya.

Selain itu, katanya, penyerapan anggaran merupakan salah satu indikator dalam penilaian kualitas kinerja pelaksanaan anggaran belanja Kementerian atau Lembaga yang disebut dengan istilah Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran/IKPA.

“IKPA memiliki empat aspek dan 13 Indikator penilaian. Berkat indikator yang ketat ini tingkat penyerapan belanja APBN Kementerian atau Lembaga hingga saat ini telah berada pada angka di atas 85 persen,” jelasnya.

Lebih lanjut Syafriadi berharap Pemerintah Daerah di Aceh dapat mereplikasi metode tersebut untuk diterapkan dalam monev dan pengukuran kinerja APBD di daerah masing-masing. Langkah awal dapat dimulai dengan beberapa indikator sebagai pilot project.

Hal ini menurutnya, dilakukan demi perbaikan kinerja pelaksanaan APBD, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dengan baik oleh masyarakat Aceh. Selain itu, perbaikan kinerja pelaksanaan APBD tentunya juga akan meningkatkan kualitas laporan keuangan yang disusun.

Sementara itu, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengharapkan dengan diserahkannya DIPA dan Daftar Alokasi TKDD ini, seluruh satuan kerja dan pemerintah daerah dapat segera melakukan akselerasi belanja, dengan melaksanakan tahapan pengadaan secara lebih dini, seperti lelang dan penandatanganan kontrak.

Hal ini, kata Gubernur Aceh, diharapkan akan memberikan multiplier effect yang positif terhadap perekonomian di bumi serambi makkah yang kita cintai ini.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Drs. Sahidal Kastri, M.Pd mengucapkan rasa syukur Alhamdulillah dan bertekad akan bergerak lebih cepat melaksanakan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA) sesuai Perpres nomor 72 tahun 2021 terhadap langkah percepatan penurunan stunting di Indonesia.

“BKKBN Aceh akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka percepatan penurunan stunting di Aceh dan kegiatan Proyek Prioritas Nasional Pro-PN,” katanya.

Kegiatan tersebut ditutup Gubernur Aceh dengan memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota yang memiliki kinerja penyaluran DAK Fisik, dana desa, KUR, dan UMi serta satker/OPD yang memiliki capaian kinerja pelaksanaan anggaran terbaik. (Saniah LS)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *