Aceh Komit Persiapkan Generasi Emas Pada 2045, Ini 10 Harapan Anak

BANDA ACEH | AcehNews. Net – Gunernur, Nova Iriansyah, meminta semua pihak mengambil peran nyata untuk mendukung upaya pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak di Aceh.

Hal itu disampaikannya, pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2021 yang digelar di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (29/7/2021). Nova juga mengingatkan peran serta semua pihak di Aceh dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia pada 2045.

“Pemerintah di semua tingkatan sedang berjibaku untuk mempersiapkan generasi emas pada 2045. Tidak saja mengambil peran nyata untuk mendukung upaya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di Aceh. Kita juga haru mengawal dan memberikan teladan yang baik, agar anak-anak kita, tidak terjebak dalam dua koridor penghancuran generasi emas, yaitu penyalahgunaan narkoba dan gadget,” tegas Gubernur Nova.

Ia menambahkan, pentingnya membentengi, mengawasi, dan mengawal generasi emas Aceh, agar tidak terjerumus dengan menerapkan ilmu dan nilai-nilai agama pada kehidupan sehar-hari.

10 Permintaan Anak Aceh

Sementara itu, anak-anak di seluruh kabupaten/kota di bawah payung Forum Anak Tanah Rencong (FATAR) menyampaikan 10 harapan kepada pemerintah Aceh yaitu pertama, membuat kebijakan dan sanksi secara tegas terkait transaksi jual-beli rokok untuk anak di bawah umur.

Kedua, menyediakan dan meningkatkan fasilitas Taman Bermain Ramah Anak, Pojok Baca serta Balai Budaya.

Ketiga, memberikan akses pelayanan serta pengembangan bakat bagi anak berkebutuhan khusus.

Keempat, mengikusertakan anak dalam Musrenbang di tingkat Kecamatan dan Gampong.

Kelima, adanya perhatian dari pemangku kebijakan terhadap peraturan-peraturan yang dikeluarkan dengan memperhatikan suara dan pendapat anak.

Keenam, menyediakan akses jalur penyeberangan dan rambu lalu lintas bagi anak di kawasan ramai anak.

Ketujuh, memperhatikan dan menyukseskan layanan pendidikan sebagai upaya peningkatan kualitas SDM di kalangan anak-anak pada daerah 3T (Terdepan, Tertinggal dan Terluar).

Kedelapan, menurunkan angka pernikahan dini pada anak melalui program-program yang melibatkan anak.

Kesembilan, mengedukasikan kepada keluarga dan masyarakat tentang pentingnya bimbingan dan pengawasan penggunaan gawai yang baik bagi anak.

Kesepuluh, Forum Anak bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan upaya pencegahan dan menekan angka stunting pada anak.

Peluncuran GeMPA

Selain itu, dilakukan pula peluncuran Gerakan Massal Perlindungan Anak (GeMPA) Aceh, peluncuran video kampanye Ditreskrimun Polda Aceh tentang gerakan “Berani Lapor Kekerasan Seksual”, serta penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Khusus Anak Aceh oleh Gubernur Aceh, DPRA, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kejati Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, dan Ketua Mahkamah Syariyah Aceh.

SKB berisikan kewajiban semua pihak untuk mempromosikan, melindungi dan memenuhi hak anak Aceh sesuai tugas dan fungsinya yang meliputi tindakan pencegahan, penanganan, pemberdayaan, dan partisipasi.

Penghargaan KLA 2021

Puncak peringatan HAN tahun 2021 juga menjadi ajang pemberian penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Aceh 2021. Kota Banda Aceh, Kota Langsa dan Kota Sabang mendapatkan Anugerah KLA Aceh dengan kategori umum sebagai Kabupaten/Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak.

Perayaan puncah Hari Anak Nasional (HAN) 2021 dirayakan di Anjong Mon Mata Komplek Meuligoe Gubernur Aceh dengan melibatkan anak-anak dari jenjang PAUD sampai SLTA.

Mereka dilibatkan sebagai MC, pembaca Al-Quran, doa, saritilawa, pentas musik dan budaya, serta diikuti secara daring oleh instansi pemerintahan di tingkat provinsi dan kabupaten/Kota, Bupati dan Walikota se-Aceh, Dinas Pendidikan, sekolah-sekolah dan dayah, Forum Anak se-Aceh, Unicef serta organisasi masyarakat sipil di Aceh. (san)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *