Mayat Akan Diautopsi,
Pembunuhan Sekeluarga Tidak Ada Kaitan dengan Etnis

BANDA ACEH | AcehNews.net – Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, kasus pembunuhan sekeluarga yang terjadi di Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh beberapa waktu lalu, tidak ada kaitannya dengan etni. Menurutnya, kerukunan umat beragama di Aceh selama ini baik-baik saja.

“Tim kita masih bekerja. Dalam penyelidikan, tim bisa saja menduga siapa dalang kasus ini. Ini murni kasus kriminal, tidak ada hubungannya dengan etnis tertentu. Dari dulu hingga sekarang kerukunan beragama di Aceh masih sangat aman, jangan sebarkan isu SARA yang dapat memecahbelah, saksi juga masih dalam pengembangan dan belum bisa kita ungkapkan,” jelas Kabid Humas Polda Aceh saat jumpa pers dengan wartawan di Gedung PWI Aceh, Rabu (10/01/2018). 

Polresta Banda Aceh dibantu Dit Reskrimum Polda Aceh untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Kini dua tersangka sudah diamankan, satu ditangkap di Bandara Internasional Kuala Namu, Medan dan masih diamankan di Polda Sumut. Sementara seorang lagi diamankan di Polresta Banda Aceh.

“Hingga kini masih diproses dan masih berjalan, tim sedang bergerak, mulai dari oleh TKP sampai yang lainnya,” ujarnya. 

Pihaknya berharap agar sesegera mungkin dapat mengungkap kasus pembunuhan ini, serta dapat mengungkap siapa dalang di balik pembunuhan terhadap keluarga asal Medan, Sumatera Utara tersebut. 

“Barang bukti masih dijadikan dasar untuk proses Penyelidikan, barang buktinya masih dibawa tim, jadi hingga kini belum diketahui pasti apa saja yang ditemukan tim di lapangan. Saksi yang diambil keterangan juga masih dalam penyidikan, saksi yang diambil yakni beberapa yang ada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya. 

Saat ditanya mengenai pemberitaan di salah satu media siber yang menyebutkan bahwa tersangka dan beberapa barang bukti seperti telepon seluler dan sepeda motor milik korban yang sudah terlacak, Kabid Humas menyebutkan, pihaknya belum bisa mempertanggungjawabkan hal itu. 

Akan Diautopsi

Kombes Pol Misbahul Munauwar juga menambahkan, menurut informasi yang dihimpun dari anggota di lapangan, jenazah saat masih berada di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. 

“Terakhir diperoleh informasi bahwa jenazah rencananya akan diautopsi, masih menunggu keputusan pihak keluarga apa diizinkan untuk diautopsi atau tidak,” demikian pungkasnya. (hafiz)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com