Muzakir Manaf: Aceh Setia Pada NKRI

BANDA ACEH|AcehNews.Net – Aceh merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah memberikan sumbangsih besar terhadap lahirnya negeri ini, dan berkewajiban menjaga keutuhannya.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf saat membuka Kursus Singkat Manajemen Pertahanan Negara Mobile bagi Pejabat Pemda, Pemuka Agama, Pemuda, Tokoh Adat dan LSM di Gedung Serba Guna Setda Aceh, Kamis, (4/6/2015).

“Sebagai bagian dari Republik, Aceh berusaha menjaga keutuhan negara ini dengan baik dan bijaksana,” ujar Wakil Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem ini.

Lanjutnya, Pemerintah Aceh menyambut baik diadakan kursus singkat ini oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahana RI di Aceh, karena  dapat lebih berkembangnya semangat kebangsaan bagi seluruh masyarakat Aceh dalam menjaga keutuhan NKRI, kata Mualem lebih lanjut.

Sebagai negara yang besar dan terdiri dari berbagai etnis dan ribuan pulau, Mualem menekankan menjadi tanggungjawab bersama untuk menjaga keutuhan Republik ini. Mualem juga mengajak masyarakat Aceh untuk peduli dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas pembangunan di negeri ini, termasuk mendukung reformasi sistem ketatanegaraan yang saat ini berlangsung di berbagai tingkatan.

”Reformasi tidak cukup dengan melahirkan perangkat hukum, tapi butuh tanggungjawab semua elemen masyarakat untuk mengawalnya sehingga  menjaga tegaknya hukum dan memperkuat konsistensi terhadap keutuhan bangsa,”jelasnya.

Wagub berharap kursus singkat ini mampu menjaga semangat nasionalisme kebangsaan sebagai spirit mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjelaskan bagaimana pentingnya keterlibatan masyarakat  sebagai bagian dari manajemen pertahanan negara dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Sehingga mampu meredam potensi munculnya gerakan ethno-nationalism yang jelas-jelas tidak sejalan dengan prinsip nasionalisme.

Kursus singkat Manajemen Pertahanan Negara Mobile ini, disebut mobile atau bergerak, karena para peserta kursus ini diharapkan bisa membagikan pengetahuannya secara berkelanjutan kepada anggota masyarakat, sehingga wawasan kebangsaan ini terus berkembang dan menjadi mainstream di kalangan masyarakat kita.

Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (RI), Mayjen TNI Hartind Asrin mengatakan bahwa bela Negara merupakan tanggung jawab setiap individu.

Menurut Mayjen TNI Hartind Asrin, mewujudkan kedaulatan pangan, memberikan kemakmuran dan kesejahteraan, upaya melawan korupsi, pemberantasan narkoba juga merupakan bentuk bela negara.

“Ancaman kini tidak hanya secara fisik, namun bisa datang dari politik, ekonomi maupun sosial budaya, karena itu keutuhan NKRI merupakan tanggungjawab bersama,” ujar Mayjen TNI Hartind Asrin.

Kursus singkat yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan RI berkerjasama dengan Pemerintah Aceh dan Kodam Iskandar Muda tersebut diikuti sekitar 100 peserta dari  unsur TNI/Polri, Pejabat Pemda, Pemuka Agama, Pemuda, Tokoh Adat, Organisasi Maysrakat (Ormas), tokoh masyarakat dan LSM.(rilis Humas Pemerintah Aceh)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com