Ciri Ciri Akan Terjadi Tsunami Begini Ini Cara Melihatnya

AcehNews.net – Aceh pernah diluluhlantakan tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Setelah gempa berkekuatan 9,3 Skala Richter  dengan hitungan detik tsunami sepanjang sekitar 7 meter membawa puing-puing bangunan yang dirontokkan gempabumi dan ribuan nyawa suhada melayang. Ada cara-cara untuk melihat apakah gempabumi berpotensi tsunami secara ilmu geografi. demikian dibawah ini…

Di Indonesia, tsunami masih di kategorikan bencana alam yang serius. Namun tidak di  Jepang.  Di lihat dari letak geografis, Jepang luas lautan lebih besar dari pada daratan.  Hal ini menunjukan  Jepang letak geografisnya mirip Indonesia, begitupun masalah bencana alam yang rentan terjadi.

Di website ilmugeografi.com dituliskan, keadaan gempa, banjir, bahkan tsunami bisa dilihat ciri-ciri atau tanda-tandanya. banyak ilmuan geogfrafi menuliskan ciri-ciri atau tanda-tanda yang bisa dibaca manusia dari alam yaitu melalui insting hewan salah satunya.  Salah satu bencana alam yang bisa di prediksi oleh manusia adalah tsunami.

Proses terjadinya tsunami

Bencana alam tsunami bisa terjadi kapan saja. Sebelum ini terjadi, ilmugeografi.com menuliskan, ada beberapa hal yang bisa memicu keberadaanya. Misal dengan adanya gempa, baik itu tektonik maupun vulkanik. Namun bukan sembarang gempa biasa. Gempa yang bisa menghidupkan bencana tsunami adalah gempa yang besar. Seperti yang memiliki intensitas 7,4 skala richter.

Adanya gempa yang besar bisa menimbulkan gelombang yang besar pula. Maka saat inilah menjadi penyebab tsunami ada. Bahkan, gelombang yang di hasilkan bisa mencapai puluhan kilo meter dari pantai menuju daratan. Oleh sebab itu, resiko kerusakan akibat tsunami tergolong parah dan besar. Tak kalah besar dengan orag orang yang sudah menjadi korbannya.

Maka tsunami yang menyerang kita tidak bisa tiba tiba terjadi. Maka ada beberapa bentuk penyebab dan faktor yang mendasarinya. Misalnya adalah :

  • Kekuatan gempa yang tinggi – Bencana tsunami tidak bisa terjadi begitu saja. Maka sebelumnya harus di dasari gempa terlebih dahulu. Biasanya gempa yang memiliki potensi terjadinya tsunami adalah gempa yang berkekuatan di atas 6,3 skala richter. Maka perlu di tingkatkan kewaspadaan jika gempa yang ada di sekitar anda sudah menunjukkan angka sedemikian itu.
  • Berada di dasar – Selain itu, yang perlu di waspadai adalah dimana pusat gempa itu berada. Tsunami memiliki potensi kekuatan paling tinggi jika pusat gempa berada di dasar laut. Sebab dari dalam dasar laut memiliki kekuatan yang tiada terhingga besarnya. Apalagi jika gempa tersebut membuat gelombang besar yang menggerakan lautan. Maka gempa akan sampai pada puluhan kilo meter jauhnya.
  • Ada patahan dasar lempengan bumi – Resiko paling tinggi adanya patahan lempengan berada pada dasar laut. Maka yang paling tinggi memicu resikonya adalah terjadi sesuatu pada bagian lempengan dasar kerak bumi yang ada di dasar laut. Efek yang di timbulkan sangat besar dan kerusakan yang di hasilkan juga parah seperi abrasi dan erosi. Salah satu buktinya adalah terjadinya gempa tsunami di Aceh lalu.

Berikut adalah ciri ciri akan terjadi tsunami :

1. Kondisi air

Biasanya orang yeng letak daerahnya berada di sekitar pantai, memang di lebih di waspadai dari pada yang ada di daratan. Pasalnya tsunami lebih mungkin bisa terjadi di daerah yang sekitarnya lautan. sebelum terjadi tsunami, keadaan air akan berbeda. Biasanya lebih surut secara tiba tiba.

2. Terdengar suara gemuruh

Bukan hanya soal keadaan air dan luat, ada pula di tandai dengan bentuk lain. Salah satunya adalah terdengar suara gemuruh yang besar dari kejauhan. Suara ini terdengar besar dan keras.

3. Keberadaan hewan hewan lain

Selain itu juga bisa di deteksi dengan hewan lain. Salah satunya adalah keberadaan burung burung. Sebelum terjadi gejala tsunami, ada beberapa hal yang aneh. Misalnya keberadaan burung yang tiba tiba berpindah pindah dari keadaan pulau kecil. Biasanya mereka akan pergi menuju ke tengah lautan.

4. Terdapat gempa pengiring

Tsunami tidak bisa tiba tiba datang begitu saja. Pasti sudah ada gempa yang mengawali terlebih dahulu. Salah satunya adalah gempa tektonik dan gempa vulkanik. Maka jika di daerah anda tiba tiba ada gempa, anda perlu sedikit waspada. Gempa yang baru saja terjadi adalah gempa yang memiliki kekuatan tinggi atau tidak. Jika masih memasuki kekuatan rendah, maka anda bisa tersenyum lega. Tapi jika sudah masuk dalam kategori tinggi, maka ada resiko adanya gempa susulan bahkan sampai mencapai tsunami.

5. Adanya gelombang yang tidak biasanya

Gelombang yang ada merupakan salah satu tanda tanda adanya tsunami akan datang. Apalagi gelombang yang muncul merupakan gelombang yang di nilai aneh dan tidak biasanya. Bisa saja gelombang yang memicu terjadinya tsunami merupakan bagian dari renteten gelombang yang ada. Atau bisa juga gelombang yang muncul di mulai dari gelombang yang kecil, kemudian gelombang yang besar. Baru setelah itu muncul tsunami yang sisanya akan mengakibatkan erosi tanah.

6. Ada suara gemuruh yang menggelegar

Bukan hanya itu, terjadinya tsunami juga bisa timbul karena adanya suara gemuruh yang menggelegar. Hal ini di sebabkan karena air yang ada menghantam lautan. Jika anda mendengar ini maka ada baiknya anda khawatir akan timbul tsunami. Kemungkinan suara ini muncul karena lempengan yang patah tadi menabrak air lautan. Sehingga menghasilkan suara yang keras.

7. Keadaan awan langit

Tanda tanda alam lainnya sebelum terjadi tsunami akan berubah. Salah satunya adalah keadaan awan yang berbentuk lebih gelap dan mendung. Bahkan tak jarang di jumpai tornado atau angin serupa yang lainnya. Hal ini semua bisa terjadi karena adanya gelombang elektromagnetis dari dasar lapisan atmosfer bumi. Ini menyebabkan daya listrik di awan tertelan oleh gelombang gelombang lainnya.

8. Lampu tetap bisa menyala, meskipun tidak ada aliran listrik

Apakah ini menguntungkan? Anda tidak perlu membayar listrik, namun lampu rumah tetap menyala? Iya secara ekonomi. Tapi tidak secara fisika. Hal ini menjadi tanda bahwa di lingkungan anda ada gelombang elektromagnetis yang bergerak bebas di udara. ini menjadi tanda akan ada bencana yang hebat segera terjadi. Salah satunya adalah gempa dan tsunami. (saniah ls/ilmugeografi.com)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com