Bupati Aceh Tengah Mediasi Ganti Rugi PLTA Peusangan  

TAKENGON –  Kisruh pembayaran ganti rugi oleh PLTA Peusangan kepada masyarakat di kecamatan Lut Tawar, Bebesen, dan Kebayakan mulai menunjukkan titik terang setelah Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah turun tangan memediasi perwakilan masyarakat dari tiga kecamatan dengan perwakilan manajemen proyek PLTA.

Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin beserta sejumlah tokoh yang tergabung dalam forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) menggelar mediasi di ruang kerja bupati pada hari Rabu, 31 Desember 2014, dimana sejumlah perwakilan masyarakat dari masing-masing kecamatan dipertemukan langsung dengan manajemen PLTA.

Dalam kesempatan tersebut Nasaruddin mengapresiasi niat baik semua pihak untuk segera menuntaskan persoalan menyangkut lahan dan rumah milik warga dimana manajemen PLTA menyatakan menyanggupi untuk melakukan pembayaran.

“Persoalan ini sudah dua tahun, tidak baik dibiarkan berlarut-larut. Kami senantiasa mendorong agar segera persoalan dapat dituntaskan,” ujar Nasaruddin.

Terkait dengan pembayaran ganti rugi, Nasaruddin meminta agar mekanisme pembayaran segera dirumuskan agar dapat dilaksanakan secepatnya. “Boleh dengan membentuk kelompok masyarakat (pokmas) untuk masing-masing kampung untuk mempermudah pengawasan dalam pencarian dana. Bahkan bila memungkinkan libatkan pihak perbankan,” imbuhnya.

Sementara itu perwakilan manajemen proyek  PLTA, Nanda mengatakan pihaknya sedapat mungkin akan bekerja maksimal untuk menuntaskan pembayaran ganti rugi terhadap masyarakat di 31 kampung.

Kemungkinan akan diselenggarakan pertemuan lanjutan untuk menentukan jumlah, mekanisme dan prosedur pembayaran agar proses pembayaran berlangsung mulus dan lancar. Semua pihak, baik perwakilan masyarakat maupun manajemen PLTA Peusangan menyetujui hasil mediasi oleh pemerintah daerah.

Pembayaran ganti rugi kepada masyarakat oleh pihak PLTA Peusangan terkait dengan naiknya permukaan air Danau Laut Tawar yang terindikasi akibat pelaksanaan proyek PLTA di muara dan sepanjang sungai peusangan danau Laut Tawar pada tahun 2012 lalu. Naiknya permukaan danau berakibat pada terganggunya tanaman dan peternakan warga disekitar danau. (emka)

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com