Bendera Bulan Bintang Sempat Berkibar di Aceh Besar  

BANDA ACEH – Perayaan milad ke-38 Gerakan Aceh Merdeka (GAM), di Kabupaten Aceh Besar, 4 Desember 2014, masyarakat melakukan pengibaran bendera bulan bintang.

Juru Bicara KPA daerah I Aceh Besar, Jufria Ananda mengungkapkan, setiap perayaan milad GAM dipastikan bendera GAM akan berkibar di sejumlah lokasi di Aceh. Tetapi, pengibaran bendera tersebut di luar tanggungjawab Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah setempat.

“Bedsarkan informasi yang kita terima dari kawan-kawan di lapangan memang ada dikibarkan bendera oleh masyarakat, tapi bukan tanggungjawab pihak KPA,”jelas Ananda, kepada wartawan, usai perayaan milad GAM di Makam Teuku Chik di Tiro dan Hasan Muhammad di Tiro, di desa Meureue, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Dikatakannya, bedasarkan informasi tersebut bendera bulan bintang dipasang di pinggir jalan Medan-Banda Aceh, serta jalan masuk ke pemakaman Teuku Chik di Tiro. Kemudian bendera itu diturunkan kembali oleh masyarakat.

Ia juga menyampaikan, bahwa dikibarkannya bendera tersebut bukan atas intruksi dari mantan GAM atau KPA setempat. “Ini diluar intruksi kami selaku panitia acara kami tidak bertanggungjawab atas pengibaran bendera tersebut,” katanya lagi.

Apalagi, sebelumnya Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang merupakan mantan Panglima GAM telah mengintruksikan kepada seluruh masyarakat supaya tidak ada pengibaran bendera bulan bintang saat perayaan milad GAM tahun ini.

Sementara itu, dalam acara memperingati milad ke-38 GAM di makam Teungku Chik di Tiro, Aceh Besar, yaitu berupa kenduri serta penyantunan anak yatim dan juga zikir bersama.

Selain itu, di Banda Aceh ratusan masyarakat juga ikut merayakan milad GAM dengan doa bersama di Mess Wali Nanggroe, Lamteumen Timur, Banda Aceh. Tetapi tidak ada pengibaran bendera GAM.

Selain doa bersama, panitia juga memberi sumbangan kepada puluhan anak yatim dan penyandang disabilitas. Sumbangan diberikan secara simbolis oleh Gubernur Aceh, Ulama, dan para Petinggi mantan GAM.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengatakan, milad GAM yang jatuh pada 4 Desember adalah hari bersejarah bagi Aceh, karena bertepatan dengan pendeklarasian perjuangan GAM oleh Alm Hasan Muhammad di Tiro. (agus)

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com