AJI dan PWA Somasi DPRK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE — Terkait pelecehan profesi jurnalis, puluhan wartawan dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Wartawan Aceh (PWA) mendatangi gedung DPRK Lhokseumawe untuk menyerahkan surat somasi ke sekretaris dewan, Selasa (3/11/2015).

Salah satu poin yang tertera dalam surat somasi  adalah meminta Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T. Sofiyanus agar menarik ucapannya dan meminta maaf di tiga media massa lokal sejak surat ini diserahkan.
Diberitakan sebelumnya T. Sofiyanus dinilai telah lecehkan profesi jurnalis dengan ucapan, “Berita (demo) ini ditulis, jangan berita yang dibayar saja ditulis. Ucapan tersebut dilontarkan di depan puluhan mahasiswa yang sedang melakukan aksi Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2015.
Masriadi, ketua AJI Lhokseumawe, kepada acehkita.com, mengatakan surat somasi ini telah disepakati AJI dan PWA dan ditandatangani oleh anggotanya. Somasi ini juga ditembuskan ke AJI Indonesia dan Dewan Pers.
“Iya dalam salah satu poin tertera, kita meminta agar T. Sofiyanus tarik ucapannya, yang terpenting meminta maaf ke media massa selama tiga hari berturut-turut,” ujar Masri.
Sementara itu, jika poin poin tersebut tidak diindahkan, maka AJI dan PWA akan melanjutkan perkara pelecehan jurnalis ke jalur hukum, dan akan melaporkannya ke pihak kepolisian. (acehkita.com)
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com